Ahok Tak Bisa Dijerat Pasal 156a KUHP Sebelum Ditegur Menteri Agama

Jaksa penuntut umum menolak alasan dan keberatan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama dan meminta hakim untuk menolak eksepsi terdakwa serta melanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa.
Jaksa penuntut umum menolak alasan dan keberatan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama dan meminta hakim untuk menolak eksepsi terdakwa serta melanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa.

BandarQ Tim penasehat hukum berpendapat Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tak bisa dijeratkan kepada terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ketua tim penasehat hukum Trimoelja D. Soerjadi mengatakan, ada proses hukum yang dilompati oleh kejaksaan.

Sebab, sebelum dijerat Pasal 156a KUHP, seharusnya Ahok diberi peringatan keras terlebih dahulu oleh Menteri Agama, Jaksa Agung, dan Menteri Dalam Negeri.

Aturan itu sesuai Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama.

“156a KUHP itu, tidak bisa dijeratkan pada seseorang tanpa melalui peringatan keras lebih dulu oleh Menteri Agama, Mendagri, dan Jaksa Agung,” ucap Trimoelja di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).

Trimoelja menuturkan, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, hingga terdakwa, Ahok belum pernah diberikan peringatan keras. Karenanya, Pasal 156a tak bisa dijeratkan terhadap Ahok.

“Di situ jelas mengatakan, bahwa 156a KUHP tidak bisa dijeratkan tanpa peringatan keras lebih dulu,” kata Trimoelja.

Pada persidangan lanjutan perkara kasus penodaan agama, ucap Trimoelja, Jaksa Penuntut Umum tak menjelaskan alasan tak ada peringatan keras.

Padahal, penasehat hukum sudah memasukannya dalam nota keberatan atau eksepsi.

“Itu yang tidak dijawab,” ucapnya.

SUMBER

BandarQ | Daftar BandarQ | DominoQQ | BandarQ Online | Poker Online | Poker | judi online | Online Poker | Poker Online Indonesia | SedapPoker

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *